ANDREW CONX Andrew ConX: MAKHLUK PENGHUNI BUMI SEBELUM NABI ADAM (AS) MANUSIA

time & date

Selasa, 09 Oktober 2012

MAKHLUK PENGHUNI BUMI SEBELUM NABI ADAM (AS) MANUSIA

MAKHLUK PENGHUNI BUMI SEBELUM NABI ADAM (AS)
oleh Suara Al-Fakir pada 24 Oktober 2011 pukul 0:14 ·( re post )


Teka-Teki Makhluk Penghuni Bumi Yang DiCiptakan Sebelum Nabi Adam (as) Akhirnya Terungkap
Ibnu Abbas (ra) mengatakan:

“Setelah Allah menyempurnakan penciptaan langit dan bumi dengan segala sifatnya, gunung-gunung telah ditancapkan, angin telah dilepaskan, di bumi telah ada binatang-binatang liar dan bermacam-macam burung, maka buah-buahan mengering dan berjatuhan ke bumi dan di bumi tumbuh rerumputan yang satu sama lain saling tumpang tindih. Pada saat itu, bumi mengadukan persoalan tersebut kepada Tuhannya. Atas pengaduan itu, Allah menciptakan umat yang beraneka ragam dan berlainan jenis, yang diberi nama Jin.

Mereka memiliki jiwa dan aktivitas. Lalu mereka bertebaran seperti debu halus karena jumlah mereka yang sangat banyak. Tanah datar, pegunungan, dan berbagai pelosok dunia telah dipenuhi oleh mereka. Mereka menempati permukaan bumi dalam jangka waktu yang dikehendaki oleh Allah. Di antara mereka ada yang putih, hitam, merah, kuning, bercak-bercak, totol-totol, tuli, buta, menawan, jelek, kuat, lemah, perempuan, dan laki-laki. Satu sama lain kawin dan melahirkan keturunan. Mereka disebut Jin karena mereka samar, tidak kelihatan.

Setelah mereka menyesaki bumi dan dunia kian menyempit karena mereka terus bertambah, bertambah pula bencana karena mereka, maka Allah mengirimkan angin topan kepada mereka. Angin tersebut membinasakan mereka. Hanya sedikit dari mereka yang tersisa. Mereka adalah yang pertama kali membuat rumah, membelah batu, memburu burung, dan binatang liar.

Semua itu terus-menerus mereka lakukan dalam waktu yang lama. Kemudian satu sama lain di antara mereka saling berlaku aniaya; akibatnya, mereka saling berperang. Akan tetapi, perangnya bukan menggunakan senjata. Sebagian di antara mereka melenyapkan sebagian yang lain dengan memblokade rumah-rumah sehingga mereka yang terkepung binasa karena lapar dan haus.

Setelah tindakan perusakan yang dilakukan mereka kian memuncak, maka Allah mengirimkan umat yang berasal dari laut kepada mereka yang jasad-jasadnya lebih besar daripada mereka dan bentuknya lebih menakjubkan, yang disebut dengan Bin. Umat tersebut menyerbu mereka sehingga kaum Jin binasa, tidak satu pun yang tersisa.

Jin tinggal di bumi kurang lebih 500 tahun. Setelah itu, bumi dikuasai oleh Bin. Mereka menikah satu sama lain, melahirkan keturunan dan berkembang biak semakin banyak sehingga bumi kian penuh. Sebagian di antara mereka suka membenam ke bumi lapis ketujuh (menyusul: Penduduk Bumi Lapis Tujuh) dan menetap di sana untuk beberapa hari. Bagi mereka tidak ada tempat yang terhalang. Mereka adalah yang pertama kali menggali sumur, membuat sungai, dan mengalirkan air dari sumber-sumbernya dan dari laut. Mereka adalah yang pertama kali membuat mesin/roda, membangun jembatan di atas air, menangkapi ikan di lautan, dan memburu binatang-binatang liar di wilayah yang tidak berpenduduk.

Oleh karena itu, semua binatang, baik di daratan maupun di lautan, mengadukan urusan tersebut kepada Allah. Dan kerusakan yang disebabkan oleh mereka kian bertambah. Maka, Allah menciptakan Jan.”

Ibnu Abbas (ra) mengatakan:

“Allah menciptakan Jan dari nyala api…” Beliau juga mengatakan bahwa Jan adalah golongan Jin laki-laki. Mereka memiliki jenis yang beraneka ragam. Di antara mereka ada yang disebut dengan Nahabir; ada juga yang disebut Nahamir. Umat ini layaknya seperti manusia, suka makan, minum, dan berketurunan. Di antara mereka ada yang Mu’min dan ada juga yang Kafir. Dan nenek moyang mereka adalah Iblis yang dikutuk oleh Allah.

Diriwayatkan bahwa Allah menjadikan malaikat sebagai penghuni langit dan menjadikan Jan sebagai penghuni bumi. Setelah binatang liar dan burung mengadukan perbuatan Jin dan Bin, Allah menciptakan Jan, sebagaimana telah diceritakan. Setelah Allah menciptakan Jan, maka Dia menempatkan mereka di bumi. Setelah tinggal di bumi, mereka berperang dengan Bin. Jan terlalu kuat bagi Bin hingga mereka mampu menghancurkan Bin sampai tidak ada satu pun yang tersisa. Tinggallah Jan di bumi. Mereka menikah satu sama lain dan melahirkan keturunan sampai bumi ini penuh.

Selanjutnya, di antara mereka timbul kedengkian dan aniaya. Di antara mereka banyak terjadi pertumpahan darah. Sebagian dari mereka mengganggu sebagian lainnya. Atas kejadian ini, bumi mengadu kepada Tuhannya. Maka, ketika itu, kepada mereka Allah mengutus bala tentara malaikat. Dalam rombongan tersebut ada Iblis yang dahulunya bernama ‘Azazil. Dahulunya dia merupakan ketua malaikat. Dia bersama rombongannya mengusir Jan dari bumi. Akibatnya mereka mengungsi ke gunung-gunung dan tinggal di sana dan Iblis merampas bumi dari mereka.

Pada awalnya, si Iblis ini menyembah kepada Allah, baik di bumi maupun di langit. Akan tetapi, kemudian dia ujub dengan dirinya dan dia terasuki ketakaburan (merasa besar). Dalam keadaan demikian, Allah melihat apa yang ada di dalam hatinya, maka Zat Yang Maha Agung berfirman:

    Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”  (QS. Al-Baqarah: 30).

Kalimat "man yufsidu fiiha" pada penggalan kalimat di atas lebih tepat jika bukan diartikan sebagai "orang" tetapi akan lebih tepat jika dimaknai sebagai "makhluk".

Sehingga dari penggalan kisah yang diceritakan Ibnu Abbas (ra) tadi, terungkap sudah pernyataan para malaikat: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu (makhluk) yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah…”, maksudnya seperti makhluk-makhluk yang diceritakan terdahulu, yaitu Jin dan Bin. Sebab, mereka telah melakukan kerusakan di muka bumi dan menumpahkan darah.

Lalu siapakah sosok "manusia purba" yang fosil-fosilnya ditemukan dan diketahui berumur ratusan juta tahun lalu? (Sumber: Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas, “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman” (diterjemahkan oleh Abdul Halim), Bandung: Pustaka Hidayah, Cet. I, Oktober 2002, hal. 13-72)

Catatan:
Manusia tidak diciptakan di bumi, tapi manusia dijadikan khalifah di bumi. Sebagai pengganti tentunya ada yang diganti, alias Adam bukan makhluk pertama di bumi, dan Allah tidak mengatakan untuk mengganti manusia sebelumnya, tapi pengganti makhluk di bumi, yaitu abu Jan dan banul Jan, mereka itu adalah penghuni bumi sebelum manusia.

Bentuk basyariahnya tak jauh berbeda dengan manusia, maka anda bisa buktikan bahwa makhluk selain manusia, punya badan yang sama seperti manusia, yaitu banul Jan, anak turun Jin, juga banul Ban anak turun dedemit, maka ketika bumi rusak oleh mereka, mereka diusir bahkan dibasmi oleh malaikat, hingga mereka berlari terbirit-birit dan mencari tempat yang jauh dari anak Adam.

Kalau Dari Segi Archeology :

Berdasarkan fosil-fosil yang ditemukan, memang ada makhluk lain sebelum manusia. Mereka seperti manusia, tetapi mempunyai karakteristik yang lebih primitif. Otak mereka lebih kecil. Oleh karena itu, kemampuan mereka berbicara sangat terbatas karena tidak banyak suara vowel yang mampu mereka bunyikan. Kelompok ini dinamakan Neanderthal.

Kemudian datanglah manusia Adam yang diklasifikasikan sebagai Homo Sapiens. Menurut Wikipedia, Homo Sapiens mulai ada sekitar 200 ribu tahun lalu. Sedangkan Neanderthal ada sehingga 130 ribu tahun dulu, kemudian ia lenyap. Ada juga teori yang mengatakan Neonderthal lenyap sebelum Homo Sapiens muncul. Tapi yang pasti, Homo Sapiens bukanlah evolusi dari Neanderthal. Neanderthal hanyalah makhluk seakan manusia yang telah ada sebelum kita (manusia Homo Sapiens) ada.

Mungkin tidak ada fakta konkrit dalam membicarakan isu ini. Kebanyakan teori berdasarkan sumber fosil. Namun yang paling penting mungkin sebagai orang Muslim kita percaya ada makhluk sebelum Adam yang saling membunuh. Ada yang mengatakan mereka adalah dari kaum Jin. Ada juga yang mengatakan bahwa ada 3 umat yang utama sebelum Adam. Dua di antaranya dari kaum Jin. Sedangkan kaum yang ketiga adalah dari golongan yang berbeda dari Jin, karena mereka ini berdarah dan berdaging. Golongan ketiga ini adalah mereka yang dimaksudkan sebagai “man yufsidu fiihaa wa yasfikud dimaa’: golongan yang membuat kerusakan dan menumpahkan darah” seperti yang diulas oleh Malaikat di dalam QS. Al-Baqarah: 30. Ini pendapat yang dilontarkan oleh Al-Maqdisi.

MASA LAMPAU

DAHULU kala, ketika jaman Bani Adam belum ada, sedangkan bumi yang baru dihuni oleh Penghuni Pertama yang diciptakan dari cahaya-Nya. Tuhan telah membuat makhluk baru yang berada di sisi-Nya, yang bernama Abu Jan atau bapak seluruh jin. Abu Jan adalah awal mula dari Banul Jan atau anak Jin baik yang lalu hingga sampai akhir zaman. Banul Jan adalah Penghuni Kedua sebelum Bangsa Manusia lahir ke bumi. Iblis ketika itu belum lahir ke bumi, kelahiran Iblis generasi keempat  dari bangsa Jin.

Tuhan bertitah kepada Abu Jan ini:

“Dengan apa kamu meminta kepadaku, wahai Abu Jan.”

“Dengan kasih sayang Engkau terhadap hamba ya Tuhan, maka diri Hamba pun akan berkasih sayang dengan keturunan hamba,” Kata Abu Jan.

“Apa yang kamu minta dari-Ku, wahai Abu Jan. Apakah kamu tahu bahwasanya kamu baru saja Aku ciptakan dari sejenis api. Tubuhmu dari inti api dan ruhmu dari cahaya karena setiap roh yang bernyawa aku ciptakan dari cahaya dari sisi-Ku.”

”Terima kasih oh Tuhanku yang selalu hamba Agungkan. Hamba meminta tubuh hamba tidak bisa dilihat oleh seluruh makhluk, kecuali yang Engkau kehendaki saja yang bisa melihat hamba dan keturunan hamba,” Kata Abu Jan.

“Akan kukabulkan permintaanmu, selain itu apa lagi wahai Abu Jan?”

“Apakah hamba akan hidup di surga yang hamba tempati saat ini wahai Tuhanku.”

“Kamu bisa menempati surga ini, begitu juga untuk dirimu saja bisa terbang sesuka hatimu dan tinggal sesuka hatimu sampai aku perintahkan dirimu turun ke bumi. Dan ketika itu keturunanmu tidak akan sanggup mendatangi tempat ‘Surga Pengangkatan Makhluk’ hanya dirimu saat ini yang kuat. Setelah kamu menyentuh tanah di bumi, maka kamu menjadi makhluk bumi dan kamupun akan membuat keturunan dan mati di bumi. Namun, hanya kamu seorang yang bisa terbang di langit dunia ketika tinggal di bumi.” 

Langit dunia adalah Tata Surya seluruh pelosok jagad raya ini. Singgasana Tuhan berada di luar Tata Surya yang berada di tempat kosong, tidak ada benda apapun. Itulah disebut sebagai Arsy-Nya Tuhan, karena tempatnya sangat tinggi tidak ada makhluk yang bisa ke sana kecuali yang dikehendaki oleh Tuhan sendiri. Karena Tuhan Maha Berkehendak, bahkan Iblispun tidak akan sanggup.

“Bolehkah hamba meminta sesuatu ya Tuhanku.”

“Apa itu permintaanmu wahai Abu Jan?”

“Jika hamba Engkau angkat sebagai pemimpin seluruh makhluk di bumi pada masa hamba, maka hamba meminta salah satu keturunan hamba nantinya yang bernama Iblis agar Tuhan berkenan dia tinggal di ‘Surga Pengangkatan Makhluk’. Wahai Tuhanku, jadikanlah dirinya menggantikan hamba dan berikanlah kecerdasannya seperti yang hamba punya saat ini.”

“Baiklah jika nanti Iblis lahir di bumi, maka akan Aku angkat dia di sisi-Ku dan akan aku beri hikmah dari ilmu-Ku sehingga diapun pandai. Kekuatannya seperti Penghuni Pertama dan kecerdasannya melebihi makhluk-Ku yang nanti Aku ciptakan.”

Maka Abu Jan turun dengan kekasihnya, menghasilkan keturunan yang sangat banyak. Sambil beribadah kepada Tuhan, beliau juga menjadi guru bagi anak keturunannya sampai beliau wafat. Setelah keturunan bertambah banyak, generasi inilah yaitu generasi Banul Jan yang kuat-kuat dan cerdas-cerdas. Ilmunya sangat hebat, karena zaman dari Abu Jan sampai Banul Jan yang kuat belum ada pembinasaan dari Tuhan. Jadi ilmu mereka bertambah terus sesuai bertambahnya umur mereka. Ketika generasinya Iblis lahir di bumi, para Banul Jan berkoloni menjadi beberapa bagian. Maka terciptalah delapan kerajaan di bumi dan satu kerajaan di surga, total kerajaan itu adalah delapan kerajaan yang sangat besar dan megah di bumi. Sedangkan Iblis belum mempunyai kerajaan, walaupun dia disebut seorang raja karena dia mendiami ‘Surga Pengangkatan Makhluk’.

Zaman dahulu kala ketika jaman pertengahan Banul Jan, bumi masih kering dan tandus. Zaman ini sendiri ketika bumi belum terbentuk seperti sekarang, seperti air laut yang melimpah dan oksigen yang banyak. Air tawarpun masih sedikit, namun air di laut melimpah tapi tidak semelimpah seperti sekarang yang sangat-sangat melimpah. Bahkan saat ini lautnya lebih luas dibandingkan dengan tanahnya sendiri.

Dahulu oksigen sangat tipis karena Banul Jan adalah makhluk yang menghirup oksigen sangat sedikit. Walau bagaimanapun jika api ingin menyala tetap saja membutuhkan udara walaupun itu sangat sedikit sekalipun. Begitulah kehidupan Banul Jan yang membutuhkan sedikit oksigen untuk bernafas. Berbeda dengan manusia yang boros sekali dengan udara dan air.

Setelah kerajaan terbentuk menjadi delapan kerajaan, yaitu kerajaan kakak-kakaknya Iblis. Karena Iblis sendiri diangkat ke surga seperti permintaan Bapaknya iblis. Kerajaan ini dibagi menjadi delapan wilayah di muka bumi yaitu kerajaan bagian selatan, kerajaan bagian utara, kerajaan bagian timur, kerajaan bagian barat, kerajaan bagian bawah atau dasar bumi karena mereka bisa menembus ke tanah bahkan bermandikan dengan magmapun tidak apa-apa karena tubuhnya lebih panas dibandingkan dengan magma bumi. Kerajaan bagian atas atau langit bumi yaitu yang tinggal di sekitar atmosfer bagian atas bumi. Kerajaan bagian darat atau di atas tanah dan kerajaan di air seperti di laut, danau dan aliran sungai. Dan yang kesembilan kerajaan Iblis yaitu berada di sisi Tuhan tepatnya ‘Surga Pengangkatan Makhluk’, Kerajaan Iblis di luar alam semesta dunia.

Namun sungguh ironi, kerajaan Banul Jan di muka bumi sungguh disayangkan. Mereka sangat suka perang dan saling membantai dengan yang lainnya. Tidak hanya itu, mereka juga suka membantai makhluk lain di bumi. Kerajaan satu dengan kerajaan yang lainnya saling menyerang, mereka berkeinginan menguasai kerajaan yang lain. Beribu-ribu tahun kerajaan ini melakukan peperangan dan penindasan dengan kerajaan lain. Ketika terjadi peperangan dari delapan kerajaan ini, Iblis yang keturunannya paling dimuliakan dari mereka lahir ke dunia dan seketika itu juga Iblis diangkat ke surga-Nya Tuhan. Iblis hidup di surga dengan para Penghuni Pertama, karena Penghuni Pertama telah diciptakan dari cahaya. Penghuni Pertama juga menempati dari bumi sampai langit paling atas. Kehidupan mereka mengabdi kepada Tuhannya, salah satunya adalah mengangkat Arsy-Nya agar menggantung. Inilah yang akan ditiru oleh Iblis dengan istana yang menggantung di atas permukaan bumi yang salah satunya berada di Segitiga Bermuda.

Iblis sangat cerdas dan pandai, dia mempunyai kehebatan yang luar biasa tiada tandingannya tentunya selain Tuhan sendiri. Bahkan Penghuni Pertama pun merasa takjub dengan kehebatan yang dimiliki Iblis. Suatu ketika mereka, dua golongan yaitu Iblis dengan Golongan Pertama mengadakan paling lama ibadahnya kepada Tuhan. Misalnya Jika Golongan Pertama kuat puasa satu hari tanpa makan, maka Iblis kuat dalam tujuh hari tanpa makan. Bayangkan ibadah Iblis kepada Tuhannya sungguh alim luar biasa. Karena alimnya dia, maka ilmu-ilmu kegaiban maupun ilmu materi di kuasai Iblis sangat cepat.

Iblis bersumpah di dalam darahnya dan jiwanya, bahwasanya dia akan bersumpah menjadi penghulu bagi seluruh makhluk di alam semesta ini. Dia terus berusaha mencari ilmu-ilmu baru dan mencoba ilmu itu sampai mana keberhasilan dalam mencapai ilmu tersebut. Ilmu Iblis yang paling disukai dari sekian  ilmunya adalah ilmu untuk mengetahui masa depan dari alam semesta ini. Bahkan diapun tahu dengan ilmu ini jika nantinya bakalan ada penghulu baru menggantikan bangsanya. Diam-diam dia mempelajari dan mengumpulkan informasi siapa dia sebenarnya dan kehebatan apa yang dimilikinya maupun kelemahan dia itu apa saja. Memang Iblis adalah makhluk yang pandai bahkan dia bisa memprediksi apa yang akan terjadi di bumi bagi kerajaan kakak-kakaknya di bawah sana.

Kerajaan-kerajaan Banul Jan kebanyakan hancur bahkan akan menjadi neraka bagi bangsa Jin yang tidak tahu apa-apa. Mereka adalah bangsa yang bergolong lemah dan menjadi budak dari bangsa Jin yang lebih kuat. Kehancuran mereka adalah peperangan dan penindasan yang tidak akan pernah berakhir. Kezaliman mereka di luar batas, bahkan mereka tidak mengakui jika ada Tuhan yang menciptakan mereka. Sungguh durhaka mereka kepada Tuhannya yang telah mengasihi mereka selama ini yaitu tidak adanya kebinasaan bagi mereka. Tuhan telah marah, bumi bergoyang hebat disebabkan akan hancurnya bumi itu oleh siksaan para Banul Jan yang telah mengotori bumi dari kedurhakaan. Maka Tuhan mengutus Penghuni Pertama untuk menghukum mereka dan membantai mereka.

Delapan kerajaan ini telah diserang dan diporak-porandakan oleh Penghuni Pertama. Seluruh pengikut Delapan Kerajaan ini melarikan diri bahkan ada yang melawan Penghuni Pertama. Namun, bukan tandingannya untuk melawan Penghuni Pertama, mereka telah dikalahkan. Banyak yang mati di antara mereka. Tubuh mereka yang mati dibuang ke tengah laut bahkan ada yang dibuang ke pulau-pulau kecil. Sedangkan Banul Jan yang pintar yang telah melarikan diri bersembunyi di pulau-pulau yang kecil beriklim tropis. Seperti untuk saat ini bersembunyi di wilayah Indonesia karena negaranya berpulau. Untunglah yang bersembunyi ini selamat walaupun tidak mempunyai kerajaan lagi, karena kerajaan mereka hancur luluh. Sedangkan Bangsa Jin yang lemah, mereka di beri kebebasan untuk hidup. Mereka hidup damai dan tenang dengan terlepasnya bangsa Banul Jan yang lebih kuat dan sombong. Walaupun mereka dibantai, akan tetapi dari sebagian golongan yang masih kuat dan sombong bersembunyi dari incaran para Penghuni Pertama. Mereka selalu berpatroli mengitari bumi untuk mengetahui keberadaan para Banul Jan yang durhaka untuk melawan kepada Tuhan. Banul Jan yang pintar pandai sekali berkamuflase sesuai dengan kepandaian mereka yang mengubah bentuk apapun itu. Kebanyakan mereka berubah bentuk menyerupai hewan di masa itu dan juga menyerupai tumbuh-tumbuhan yang rimbun.

Pada waktu Banul Jan yang durhaka dihukum oleh Tuhan Semesta Alam, Iblis ketika itu melihat mereka dari singgasananya yaitu di luar alam semesta. Dia melihat bangsanya yang telah dibantai. Iblis tampak sedih karena walau bagaimanapun, mereka yang menguasai Delapan Kerajaan adalah kakak-kakak Iblis yang sangat pintar dan kuat. Maka sejak saat itu, Iblis bersumpah jika nanti ada bangsa lain yang lebih rendah kemampuan dari dirinya, maka dia tidak akan mengakui sebagai Penghulunya. Karena saat ini Iblis mengakui dirinya sendiri sebagai Penghulu atau Pemimpin bagi seluruh makhluk Tuhan.

DINASTI kerajaan para Banul Jan telah hancur dan musnah. Mereka terpecahbelah menjadi beberapa golongan dan tidak mempunyai pemimpin yang kuat. Mereka menjadi kelompok kerajaan yang kecil-kecil, wilayahnya pun menjadi sempit seperti kelompok suku. Banul Jan yang pintar dan pandai telah musnah, karena kepintaran dan kepandaian bagi mereka ditentukan dengan umur. Barang siapa yang umurnya paling panjang maka dialah yang paling kuat. Karena bagi mereka, setiap detiknya mengasah kemampuan menjadi yang terkuat.

Selama ribuan tahun itu, para Banul Jan yang terkuat telah musnah. Mereka telah tergantikan dengan Bangsa Jin yang lebih kecil kemampuannya dan juga kemampuan kegaibannya tidak seberapa. Mereka adalah generasi yang lemah, karena mereka masih muda dan umurnya tidak panjang lagi sepanjang umurnya Banul Jan yang lama. Jika para penghuni Delapan Kerajaan dahulu umurnya beribu-ribu tahun. Sekarang hanya ribuan tahun, kebanyakan seribu tahun itupun dianggap remaja. Sedangkan umur empat ratus tahun dianggap untuk ukuran manusia sekitar sepuluh sampai empat belas tahun, betapa masih kecilnya mereka.

Untuk menjadi yang terkuat pun susah, karena mereka adalah generasi baru tidak seperti generasi lama. Namun generasi lama yang bisa menyelamatkan diri dari kebinasaan telah bersembunyi untuk menyelamatkan diri. Sehingga mereka bisa hidup dan selamat, umurnya juga sangat panjang dibandingkan dengan generasi baru dari keturunan Bangsa Jin sekarang. Banul Jan yang selamat ini masa lalunya tidak mempunyai kekuasaan, sekarang mereka bisa bernafas lega karena mereka membawahi jin-jin yang baru lahir dan masih bodoh.

Bangsa Jin sekarang tidak seperti mereka yang ilmunya sangat banyak terutama ilmu kegaiban. Namun tidak ada yang seperti Iblis, apalagi menandingi kekuatannya pada zaman kemusnahan saudaranya. Karena dia adalah satu-satunya penguasa kerajaan yang masih utuh. Apalagi dia menguasai kerajaan di surga bersama dengan Penghuni Pertama. Iblis saat ini adalah golongan Banul Jan yang paling kuat dari penguasa jin setelah kehancuran delapan kerajaan yang berada di muka bumi. Delapan pemimpin kerajaan beserta para menteri dan penduduknya musnah, sebagian kecil saja yang selamat itupun dianggap lemah pada zamannya.

Iblis mengetahui kejadian ini karena dia pandai meramal dan berhitung apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, walaupun dia bisa berhitung untuk masa depan nantinya seperti apa. Ramalan Iblis itu jauh dari kesempurnaan karena sifatnya bisa benar dan bisa juga salah, namun ramalan Iblis hebat karena dialah Raja dari segala Raja Jin. Ketika dia sedang meramal untuk masa depan itu, dia masih berada di singgasananya dekat dengan Tuhan dan Penghuni Pertama. Setelah puas dengan ramalan-ramalan yang dia punyai dan yang dia ketahui nantinya seperti apa, maka Iblis turun ke bumi untuk melihat Delapan Kerajaan Banul Jan di bumi yang telah hancur.

Dia telah menemukan kesenangan dan kebahagiaan yang luar biasa berada di bumi. Mulai saat itu yang dinantikannya yaitu ketika kakinya menginjakkan ke bumi, maka Iblis telah meninggalkan tahta kerajaan dan menanggalkan Mahkota Raja di Surga Pengangkatan Makhluk-Nya. Dia merasa bangga di muka bumi karena ada makhluk yang sama dengan dia yang nantinya dapat dijadikan pasukan serta anak buah dari golongannya. Diam-diam tanpa sepengetahuan Tuhan dan Penghuni Pertama, Iblis membuat kerajaan baru di muka bumi. Kerajaan Iblis menggantung di atas air, kerajaaannya sangat besar dan sangat luar biasa megahnya. Walaupun begitu Tuhan tahu juga karena Tuhan Maha Tahu.

Karena kebesaran dan kekuatan kharisma yang dimiliki Iblis, maka seluruh Jin di muka bumi baik itu Jin masa lampau yang umurnya sangat tua dan mempunyai kehebatan yang tidak patut lagi dipertanyakan. Sampai Jin yang muda-muda yang lemah dan pengalaman hidupnya masih sedikit walaupun itu umurnya ratusan tahun. Seluruh bangsa Jin tunduk dan takluk di hadapan Iblis, mereka berikrar akan selalu setia kepadanya. Mereka pun merasa terhormat jika bersama Iblis, karena Iblis kesohor sebagai keturunan Banul Jan satu-satunya yang berada di luar alam semesta. Seluruh bangsa Jin merasa bangga dan gembira jika mengangkat Iblis sebagai raja baru mereka. Dialah junjungan yang bisa menyatukan seluruh Jin menjadi kerajaan Jin yang baru di muka bumi.

Karena kerajaan di surga kosong, maka Tuhan Semesta Alam menciptakan makhluk baru lagi untuk menggantikan Iblis sebagai Raja Baru. Makhluk baru ini juga menggantikan kepemimpinan bangsa Jin di muka bumi yang nantinya akan membawahi seluruh makhluk bumi. Karena Iblis tidak terima dengan keputusan Tuhan, maka Iblis beserta para pengikutnya yang setia mendapatkan kutukan dari Tuhan Semesta Alam. Seketika itu bangsa Jin terpecah menjadi dua golongan yaitu golongan yang pertama menjadi pengikut Iblis yang mempunyai kekuasaan dan kekuatan maupun kerajaan yang sangat besar. Sedangkan golongan yang kedua melepaskan diri dari pengaruh Iblis, mereka menjadi golongan Jin yang lemah yang telah mempunyai kerajaan yang kecil-kecil dan bersuku-suku. Mereka sering dijajah dengan pengikut Iblis yang lebih kuat. Peperangan di antara dua golongan saling berkecamuk karena berbeda keyakinan dan idiologi dari bangsa Jin sampai akhir zaman.

PENDAPAT LAIN (Lemah):

AL-BASYAR ADALAH MANUSIA SEBELUM ADAM?

Ada sebuah thread yang berjudul Teori evolusi manusia vs doktrin agama. Ketika saya buka, di dalamnya ternyata adalah sebuah diskusi hangat dengan dialog-dialog cerdas yang terjadi di antara para anggota forum. Terutama dialog antara sang penulis thread, arihaz99 dan bang duto. Sayangnya diskusi ini tidak menghasilkan titik temu dan ditutup tanpa penyelesaian.

Sebagian orang mungkin menganggap arihaz99 telah lancang membandingkan doktrin agama dengan teori ilmiah. Apakah Arihaz99 salah?

Allah menciptakan manusia dengan akal pikiran yang lebih baik dibandingkan makhluk lain. Untuk apa? Supaya manusia lebih mengandalkan akalnya daripada kekuatannya. Tidak seperti hewan yang lebih mengandalkan kekuatan. Allah menginginkan manusia untuk lebih banyak berfikir untuk kebaikan peradaban manusia itu sendiri. Islam dan Al-Qur’an memang tidak perlu lagi dipertanyakan kebenarannya. Tetapi tetap perlu dikaji, dipelajari dan dipahami!

Al-Qur’an itu adalah buku petunjuk bagi umat manusia agar berjalan sesuai ajaran Islam hingga selamat dunia akhirat. Ibaratnya jika anda membeli ponsel keluaran terbaru, anda juga akan mendapatkan buku petunjuk penggunaannya. Pemakaian ponsel harus sesuai dengan buku petunjuk tersebut agar tidak cepat rusak. Tetapi kadangkala salah satu fitur yang ada pada ponsel tersebut tidak berjalan sesuai yang kita inginkan, padahal kita merasa sudah menjalankan semua langkah sesuai buku petunjuknya. Apakah itu berarti buku petunjuknya salah?

Kita tidak akan menyalahkan buku petunjuk tersebut. Yang kita lakukan adalah menyalahkan diri sendiri karena mungkin kurang memahami petunjuk-petunjuk yang ada. Selanjutnya kita akan menghubungi orang lain yang lebih mengerti tentang penggunaan ponsel tersebut, apakah itu vendor ponsel baru anda atau teman-teman anda.

Itulah yang terjadi pada Arihaz99. Dia merasakan adanya kejanggalan tetapi dia tidak menyalahkan agama. Kalau dia menyalahkan agama, forum yang dia buka tidak akan berbentuk diskusi. Dia menginginkan pencerahan. Sesuatu yang dapat menghilangkan perasaan janggal dari pikirannya.

Manusia purba memang pernah hidup ratusan juta tahun yang lalu. Tetapi manusia purba ini bukanlah Nabi Adam, karena Nabi Adam diturunkan ke bumi tidak sampai 8000 tahun yang lalu (sekitar tahun 5872 SM). Manusia purba ini memang disebut Al-Basyar sementara Nabi Adam dan keturunannya disebut Al-Insan atau Bani Adam.

Al-Basyar ini awalnya diciptakan oleh Allah sama dengan makhluk lainnya. Yaitu hanya dengan mengucap: “Qun Fayaquun”, atau “Jadilah….”. Tidak seperti Nabi Adam yang dibentuk satu demi satu dengan ‘Tangan’-Nya, lalu ditiupkan Ruh-Nya hingga Adam pun hidup.

Seperti halnya hewan, Al-Basyar tidak memiliki ruh. Jadi jika dia mati, tidak ada ruh yang tertinggal untuk diadili di akhirat. Tetapi Al-Basyar memang memiliki otak yang sekelas Al-Insan. Hanya saja Allah tidak membekali Al-Basyar dengan ilmu pengetahuan seperti halnya Nabi Adam. Al-Basyar mencari tahu sendiri bagaimana caranya membuat api, membuat senjata, membuat tempat perlindungan, berburu dan menyembah azimat. Tetapi pada akhirnya adalah, mereka hidup dari perang yang satu ke perang yang lainnya. Mereka tidak mengerti cara berdiplomasi, karena memang tidak ada buku panduan yang mengajarkan mereka cara berdiplomasi. Sehingga akhirnya Allah mentakdirkan mereka untuk punah puluhan ribu tahun sebelum diciptakannya Nabi Adam (saya tidak tahu bagaimana mereka punah, apakah karena perang, zaman es atau ditelan T-Rex).

Lalu seperti kita tahu, Allah mengatakan niat-Nya untuk menciptakan manusia Al-Insan sebagai khalifah di bumi. Para malaikat mempertanyakan niat tersebut, mengingat keberadaan Al-Basyar di dunia hanyalah menumpahkan darah. Tetapi Allah sudah mempersiapkan segalanya. Nabi Adam dan Siti Hawa turun ke bumi berbekal ilmu pengetahuan dan berbagai aturan dari Allah. Adam menurunkan ilmu berkebun kepada Qabil dan ilmu beternak kepada Habil. Adam mengajarkan anak-anaknya untuk bersyukur kepada Allah dengan membagi hasil jerih payah mereka kepada makhluk lain. Dan Adam menikahkan anak-anaknya sesuai perintah Allah. Bagaimana cara Allah membekali Nabi Adam dengan ilmu pengetahuan, bisa anda baca pada Surat Al-Baqarah ayat 30 – 33. Tapi kalau tidak mau repot mencari, anda bisa membaca ayat-ayat tersebut di postingan saya yang lain, yang berjudul ‘Apakah Alien itu ada?‘. Saya harap tulisan ini bisa menjawab pertanyaan Arihaz99 pada thread tersebut di atas.

Untuk anda yang ingin tahu lebih banyak tentang Al-Basyar, ada baiknya anda membaca buku Dr. Abdul Shabur Syahin yang berjudul: Adam bukan manusia Pertama?





84 komentar:

  1. Rahasia Illahi yg satu ini mmg membuat orang2 penasaran. blog ini sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  2. sungguh luar biasa kejadian ini.berarti kita tidak boleh menyalahkan nabi adam dan hawa.

    BalasHapus
  3. wah nimbah ilmu gan. mksi ya

    BalasHapus
  4. bukan 8 kerajaan melainkan 20 kerajaan jin, karena awal penciptaan ada 20 makhluk yang di ciptakan. benar mereka semua makhluk yang hebat. mereka semua bisa menembus ruang & waktu sampai antar planet serta galaksi. saking hebatnya makhluk tersebut akhirnya mengaggap dirinya TUHAN, akibtanya TUHAN murka dan membinasakannya dengan mengirim malaikat azazil. tapi yang musnah hanya rakyat saja sedangkan raja-raja yang 20 tetap bertahan, yang 12 lari ke galaksi atau planet lain sedangkan yang 7 tetap di bumi dan sampai beberapa juta kali mejalani kelahiran kembali, yang kemungkinan sudah lupa dengan asal muasal mereka. jika ada yang menulis atau menerangkan ini kemungkinan mereka makhluk dari 7 raja tersebut yg tetap dibumu. jadi umur bumi ini dari pertama di huni sudah berumur milyaran dari awal makhluk pertama mendiami bumi sampai terakhir nabi adam. jadi alam yang menjadi satu sama bumi ada 14 alam. yang ke 14 yaitu alam yang kita diami sekarang. dari ke 7 raja tersbut yang tetap di bumi 2 diantaranya saya sudah tahu siapa beliau tersbut, informasi ini saya dapat dari salah satu satu rajanya yang sekarang hidup menjadi manusia biasa tidak terkenal & merupakan teman, sahabat, guru saya, yang dulu menemukan/mengajarkan/ menciptakan ajaran serta mengajarkan kejawen, budha & hindu. jadi agama budha & hindu bukan dari india melainkan dari tanah jawa ini. saya kasih gambar beliau dulu pernah hidup pada zaman kerajaan yang membuat borobudur yang bergelar PENDETA JANABADRA. itu aja penjelasan saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. minta no telp yang bsa dihubungi pak jika anda punya teman pendeta janabadra..mksh

      Hapus
    2. assalamualaikum gan, kl boleh bisa bergabung dengan para sesepuh kirim emailnya ke saya Antonfadila@gmail.com

      Hapus
    3. bisa add facebooknya pendeta janabadra ga om? mungkin bisa share share photo photo pembuatan candi boro budur gituuu

      Hapus
    4. mana dong photo pendeta janabadra itu.. pengin liat mukanya mirip siapa ya?

      Hapus
    5. Terima atas penjelasannya, selama ini apakah kita semua tahu Surga yang pernah di tinggali Adam dan Adam bisa keluar dari Surga tersebut.
      Kalau dilihat dari peristiwa Adam berarti Surga itu bisa masuk dan keluar. Sedang kebanyakan mereka berpendapat bahwa Surga dan Neraka itu BESOK... Sedangkan saya sendiri sudah sering keluar masuk Surga dan Neraka, tetapi masih kembali ke Bumi karena menyelesaikan tugas.

      Hapus
    6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    7. saya ingin memperoleh sumber2 rujukan dari anda.. email myzaidane@gmail.com

      Hapus
    8. Pendeta janabadra kaya bijimane. Itu yang koment manusia gak jelas. kalo emang bener kasih identitas lu orang. Jangan cuma ngemeng doang. kunyuk lu orang

      Hapus
    9. PENDETA JANABADRA. kyknya kenal deh, yg sering nyanyi di lampu merah cawang bukan ????

      Hapus
  5. 1. Yg disebut sbg peradaban jaman nabi Adam adalah peradaban
    manusia yg ke 5. Yg sebelumnya sudah habis karena perang
    nuklir.
    (Kisah perang bharata yudha aslinya adalah kisah perang
    nuklir yg disampaikan secara gaib kepada penulisnya).
    Juga bs search tentang reaktor nuklir berusia ribuan tahun
    di gabon, afrika.

    2. Alam gaib/akhirat berbeda dengan alam dunia.
    sejauh yg disebut galaxy, alien, dst, itu masih disebut
    sebagai alam dunia.
    Ar Rahman: 33 menjelaskan tentang adanya 2 kemampuan
    melintasi langit & bumi (antar galaxy) dan menembus
    (antar alam)
    3. Yg disebut 7 lapis langit adalah 7 lapis alam.
    dunia ini, sejauh adanya galaxy, black hole, bintang, dst
    hanyalah 1 alam dari 7 alam lainnya.
    Kemampuan manusia ataupun alien, ufo dalam melintasi
    galaxy menggunakan teknologi, adalah disebut melintasi
    langit dan bumi.
    Kemampuan jin & manusia dari surga ke dunia atau sebaliknya
    adalah yg disebut menembus langit dan bumi.
    4. Apakah saat ini alam surga dan neraka sudah diciptakan?
    point 3 sudah memberikan jawabannya.

    BalasHapus
  6. subhanallah...walhamdulillah

    BalasHapus
  7. saya jg myakini dng ada'a raja jin yk skarang hidup mnjd manusia biasa, karna saya jg mrupakan teman,sahabat dan saya anggap dia sbagai guru saya.


    BalasHapus
    Balasan
    1. upin otoy,, yg kmu anggap guru kmu raja jin yg menjadi manusia itu,, bisa dimintain tolong ngk ?????? kalau bisa suruh jilatin pantat gw hahahahahahahahahahahah

      Hapus
  8. Sangat bagus sekali Gan, nice Blog
    Tapi untuk lebih detailnya mengenai penciptaan nunggu ntar aja dech klo udah waktunya dipanggil ke sisi-Nya atau saat hari penghakiman ane minta kompensasi streaming Live nonton penciptaan biar gak simpang siur lagi dan sekalian minta dibuka seminar nya. ^_^

    hehehehehe

    BalasHapus
  9. mantap gan,,infonya berguna saya senang mmbacanya :D

    BalasHapus
  10. Jangan Percaya 100%.. Ambil kisahnya di Alqur,an saja sudah cukup. Klo mau lebih detil lagi, tunggu kita uda di surga liat penciptaan yg sebenarnya.. sekarang fokuskan kita untuk taat beribadah agar masuk surga.

    BalasHapus
  11. sy sering mendengar ada org yg bisa berkomunikasi dg org yg sdh meninggal, spt wali, kyai, tookoh, pahlawan dsb bahkan mrk diyakini bereinkarnasi menempel pd jasad org lain yg msh hidup. dan wali tsb bisa bertindak sbg konsultan mengatur-ngatur cara hidup/nasib/perilaku sehari-hari org yg memujanya. duh duh...kesesatan apalagi ini. bertobatlah sdrku...

    BalasHapus
  12. mungkin saja ruh yang dianggap wali itu ternyata dr golongan jin/jan/bin yg ingin menipu manusia mengajak kpd kesesatan.

    BalasHapus
  13. iya bener gan,,jangan terlalu percaya...
    jika ingin tau masalah yang gituan baca aja alqur'an yang udah jelas sebagai petunjuk untuk manusia...
    karena alquran adalah perkataan Allah yang tidak mungkin salah..

    BalasHapus
  14. iya bener gan,,jangan terlalu percaya...
    jika ingin tau masalah yang gituan baca aja alqur'an yang udah jelas sebagai petunjuk untuk manusia...
    karena alquran adalah perkataan Allah yang tidak mungkin salah..

    BalasHapus
  15. hooalllahh. udah d suruh nyembah tuhan ya sembah Tuhann..
    pake pake jin jd guru..gimana sih????
    ntar klo ada mslah dikit2 lapor jin,dikit2 lapor jin jd lp deh ma Tuhan..itu lg tuh pake kenal segala ma 2 dri 7 raja jin yg skrg jd manusia.yakin?? klo tuh mmg mantan raja jin??? ckckkkck lebayyyyy...

    BalasHapus
  16. emmmm aku takut kalo dia itu malah DAJJAL lakhnatullah......yg aku tau dr guru guruku yg umurnya panjang yaaa si azazil a.k.a iblis lakhnatulloh....... but by the way good story artikel ini mirip X FILES nya hollywood.he he

    BalasHapus
  17. selamat tugas agama ku

    BalasHapus
  18. sri hartati ca8 Februari 2013 14.59

    subhanallah,. banyak yang belum saya tahu. tapi, kenapa gurru-guru saya belum ada cerita tentang hal ini ya? memang saya belum tahu kehidupan sebelum adam di bumi selain hewan dan tumuhan. hanya Allah yang tahu.
    terima kasih

    BalasHapus
  19. Sudah cukup sering saya baca kisah tersebut dari berbagai sumber hanya untuk sekedar menambah pengetahuan saja.

    @sri hartati ca, coba anda jalan-jalan di toko buku terbesar di kota anda karena biasanya suka ada buku yg menceritakan kisah-kisah seperti yg ditulis di atas.

    BalasHapus
  20. jhon elly tumanggor18 Februari 2013 02.58

    ceritanya ngawur dan menyesatkan ...

    BalasHapus
  21. mcm muhung ja anonim nieee
    pembuhung kuat

    BalasHapus
  22. JADI LETAK ARYS ALLOH DI MANA ?

    BalasHapus
  23. Menarik, terlepas dari benar tidaknya (kecuali segala yang disebut dalam ayat Qur'an yg sudah pasti benar), artikel dan pembahasan-pembahasan semacam ini adalah pintu bagi tembok yang telah terbentuk dan menjadi batas persepsi dan berpikir kita. Semoga segala "penelitian" tentang ini menjadi tambahan iman kita kepada Allah SWT.

    Saya sangat tertarik sekaligus penasaran dengan anonim yang menyebutkan mengenal pendeta Janabadra yang menurut pengakuannya adalah salah satu raja yang telah hidup puluhan ribu tahun tersebut. Jika ada contact atau beliau membaca ini, saya harap beliau bersedia untuk mengontak saya di email: kabbah_tiger@yahoo[dot]com
    Agar bisa saling tukar pikiran dan berbagi fakta dan kebenaran untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

    terima kasih, blog yang menarik brother :)

    BalasHapus
  24. nana_notaris@yahoo.com18 Maret 2013 19.05

    Diam-diam tanpa sepengetahuan Tuhan dan Penghuni Pertama, Iblis membuat kerajaan baru di muka bumi......sangat menyesatkan...mengingat sifat Allah Maha Tau....

    BalasHapus
  25. Gak sistematis cara menceritakannya, kurang valid karena ga jelas urutan2 plot tokoh2 yg ada.


    Kacau...

    BalasHapus
  26. cerita fiksi yang sangat menarik.. kek cerita cerita barat semacam lord of the ring... silahkan cari inspirasi lagi untuk buat cerita lain om.. lumayan ngisi waktu kalo lagi boker nih biar ga bosen

    BalasHapus
  27. Blog yang sangat inspiratif yang membuka cakrawala baru tentang kehidupan makhluk pra Nabi Adam. Meskipun kita (bagi yang Muslim) dingatkan bahwa kisah masa lalu yang boleh diyakini adalah kisah yang tertulisn dalam Al Qur'an dan Hadist Rasullullah, namun menajamkan wawasan atas pertanyaan yang muncul dari kalimat ' Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di muka bumi itu orang yang membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah...' (QS.Al Baqarah:30) dapat terjawab melalaui tulisan di blog ini. Terima kasih Mas Andre. Kepada Anonim yg komen 10 Desember 2012 saya minta info dimana saya bisa dapat infomasi tentang Pendeta Janabrata?

    BalasHapus
  28. Klw sumber tulisan ini memang dari Ibnu Abbas,dan periwayatnya jelas maka sebagai muslim kita harus percaya. Karna barang siapa yg mengingkari para Sahabat maka tertolak ke Islamannya. Semua perkataan para sahabat mutlak benar, kebenarannya sama halnya dgn kebenaran ucapan para nabi.

    Namun jika hanya mengatasnamakan Ibnu Abbas padahal tidak pernah disampaikan oleh Ibnu Abbas, maka hati2! dihari kemudian tidak ada syafa'at untukmu.

    BalasHapus
  29. Ceritanya menarik, mengalir dan membawa pembacanya ke alam khayalan. Bila ini kisah nyata, anda tidak mencantukan suber referensi yang jelas. Dan mencantumkan ayat-ayat suci untuk memperkuat cerita ini,. Luar biasa. Mestinya diangkat saja kisah ini kedalam sebuah bentuk novel ataupun film. Salam simpel. :)

    BalasHapus
  30. Pada bab awal diceritakan kisah kaum Jin yang dibantai dan dibinasakan oleh kaum Bin, kemudian kaum Bin dibantai dan dibinasakan oleh kaum Jan. Lalu terjadi penyerbuan Azazil sehingga bangsa Jan tercerai berai, tersisa hanya raja-raja saja. Tapi kejanggalan muncul ketika disebutkan Iblis adalah nenek moyang bangsa Jin yg merebut Bumi? Lah, katanya bangsa Jin udah dibinasakan oleh bangsa Bin? Piye iki?

    Kemudian di bab Masa Lampau, diceritakan bahwa Iblis adalah adek-adek dari Raja-raja bangsa banul Jan? Lah, kontradiksi jadinya? Ada kisah Penghuni Pertama, saya pikir ini mengikuti ksah Penghuni Terakhir sebuah serial reality show di salah satu stasiun tv swasta.

    Kemudian siapa Ibnu Abbas itu dan benarkah kisah yg diriwayatkan beliau? Darimana sumber riwayat itu? Ini kan ngga jelas. Terus pake istilah-istilah Al Qur'an supaya umat Muslim yang fanatik tapi malas berpikir jadi tersesat dan mengkhayal yang bukan-bukan.

    Iblis dikisahkan demikian hebatnya, seolah hanya Tuhan yang bisa menandingi Tuhan? What? Jangan-jangan si penulis ini anggota sekte freemason si mata satu yang hobinya mengagungkan kisah Iblis dan memuja-muja Iblis. Ingat, iblis itu hanya makhluk Tuhan. Dan tiada daya upaya apapun melainkan kekuasaanNYA. Allah Maha Tahu, Allah Maha Kuasa. Sudah jelas kisah iblis yang hiperbola ini amat menyesatkan dan membuat para fanatik yang berpikiran dangkal jadi iya-iya aja begitu baca kisah fiksi ini.

    Jadi saya nyatakan ini sebagai kisah fiksi yang ditulis dengan penuh manipulasi dan tipu daya.

    Oya, si penulis lupa mencantumkan kisah Jun tuh. Hehehehe.

    Tapi, crita ini menarik. Saya juga sering berpikir seperti ini. Tapi pikran kita kadang suka mengelabui kita, kawan.

    Salam simpel. :)

    BalasHapus
  31. Saya selalu mengawasi anda

    BalasHapus
  32. Aneh kisahnya, harus di-check kebenarannya.. Mudah2an ini bukan kisah dari kaum Yezidi atau Ahl e-Haqq

    BalasHapus
  33. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  34. kalo ingin tahu kebenaran ya dekat dengan tuhan ... jagan dekat dengan JIN maupun iblis yang kerjannya hanya menipu dan menyesatkan . "sesungguhnya iblis adalah musuh yang nyata bagimu" .... walaupun begitu sy anggap sbgai hiburan aja , btw untuk penulis tolong cantumkan link dari beberapa sumber dong agar sy bisa cek kebenarannya

    BalasHapus
  35. hanya ALLAH YANG MAHA SEGALANYA

    BalasHapus
  36. semua pasti menginginkan surga ketimbang neraka,betulkan ? sekedar info aja,tiket ke surga itu sangatlah murah,tdk perlu mencuri milik org lain atau menipu bahkan korupsi dsb.lain dgn yg ke inginannya untuk tiket neraka yg sgt mahal itu ,sampe sampe mencuri,menipu dan juga korupsi,ingat ya kawankawan ini untuk catatan hidup kita agar tdk kebagian tiket ke neraka yg mahal itu

    BalasHapus
  37. SYUKRON INFONYA..INI EMANG YG LAGI TAK CARI...

    BalasHapus
  38. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  39. mengenai yang pertama, terdapat beberapa pertanyaan, salah satunya sebagai berikut :
    Apakah saat diperintahkannya untuk sujud kepada Nabi Adam as. seluruh jin tidak sujud? ataukah hanya 1 yang tidak sujud yaitu iblis? jika hanya 1 yang tidak bersujud yaitu iblis, berarti yang lainnya sujud dan menuruti perintah Allah? jika begitu berarti yang adanya golongan pertama yaitu mengikuti iblis saat terpecah belahnya kerajaan iblis di atas air (bumi), mereka ngapain? ikut tidak sujud? berarti banyak donk iblisnya kalau begitu? sedangkan didalam Al-Qur'an disebutkan KECUALI IBLIS, dan dia dari golongan jin. Jadi bagaimana ?

    BalasHapus
  40. Kata guru saya, mati dulu baru mudeng.

    BalasHapus
  41. mengenai kisah diatas tidak perlu kita perdebatkan. memang itu benar adanya. tapi kita tidak perlu terlalu mengexplor akan kejadian2 tersebut,kita ini sama seperti makhluk2 yang ada tersebut di kisah, hanya sedikit diberi allah ilmu.di banding ilmu allah.jadi cukuplah dari nabi muhammad saw kita menerima penjelasan dia lah pembawa pesan terakhir. melalui mukjizatny alquran dan sunnah nya. melalui kisah isra'mi'raj nya. semua kisah yang tertulis di atas. sudah di jalani dan diketahui nabi muhammad. melintasi alam semesta,menembus 7 lapis langit,menembus lorong waktu,bertemu dengan makhluk selain manusia,hingga bertemu dengan allah. jadi jangan kita terlalu. itu hanya membuat kita syirik,sombong,merasa kita lebih tau dari muhammad pembawa al-Qur'an itu sendiri, terlebih mengetahui rahasia allah bahkan membongkar rahasia allah, hati2 terkena akibatnya bisa2 gila. semoga ini hanya menambah pengetahuan saja. mari laksanakan ibadah, dan banyak bertasbih atas keagungan kuasa allah

    BalasHapus
  42. Mohon hati2 atas informasi artikel di atas,,,
    Dikatakan bahwa Nabi Adam AS berada di bumi tahun 8000 tahun lalu, atas dasar apa bisa tahu kalo nabi Adam diturunkan di bumi 8000 tahun lalu, sedangkan kalo ditelusuri tahun 5000 SM ukuran manusia rata-rata hampir sama dengan ukuran manusia sekarang,
    Sedangkan Rosulullah SAW bersabda, “Allah menciptakan adam dengan tinggi enam puluh hasta. Kemudian setelah Adam, makhluk itu semakin berkurang tingginya seperti sekarang ini“ (HR.Bukhari).
    1 hasta = 45,72 cm, jadi tinggi Nabi Adam mencapai sekitar 30 m,,,
    adapun yang perlu diketahui, bahwa makhluk yang berada di bumi sebelum nabi Adam adalah bangsa Jin. dan jin yang ingkar disebut Iblis,,,
    Wajar jika sekarang ditemukan makhluk purbakala semacam dinosaurus yang notabene tingginya hampir setara dengan nabi Adam AS. karena hewan-hewan tersebut merupakan hewan2 ternak dan juga hewan2 yang menghuni bumi sebagai bahan makanan,,,
    Dan mungkin atas dasar diturunkan Nabi Adam sampai Nabi MUhammad SAW menganut pokok bahwa nabi ada 25 nabi mungkin Nabi Adam AS turun tahun 5000SM sampai Nabi Muhammad SAW bisa pas rentang waktu diturunkanna para Nabi.
    Tapi apakah anda sekalian mengetahui berapa jumlah Nabi yang diturunkan di dunia ini?
    "Dari Abi Dzar al-Ghifari r.a., Rasulullah SAW bersabda ketika ditanya tentang jumlah para nabi, '(jumlah para nabi itu) adalah seratus dua puluh empat ribu (124.000) nabi. Para sahabat bertanya lagi "Lalu berapa jumlah Rasul diantara mereka?' Beliau menjawab, 'tiga ratus dua belas (312) orang."(HR. Turmuzy)
    Mengingat ada yang bilang bahwa rentang waktu diutusnya Nabi atau Rasul antara tiap-tiap utusan adalah 1000 tahun.
    Semua yang di atas hanyalah info yang sedikit yang saya tahu, masih banyak lagi yang lain yang jika kita pelajari semua maka umur kita tidak akan cukup untuk mempelajari semua itu,,,

    Wallahu alam bishawab,,,

    BalasHapus
  43. Boleh dapatkan buku Dr. Abdul Shabur Syahin yang berjudul: Adam bukan manusia Pertama? Untuk saya.
    berkemungkinan tiada di sini Malaysia..
    sebarang info, emailkan kpd sy di myzaidane@gmail.com
    https://www.facebook.com/myzaidane
    thanks.
    assalamualaikum

    BalasHapus
  44. Menarik sih buat di pelajari,, tapi kok saya malah pusing ya, sumbernya gak jelas boy.

    BalasHapus
  45. subhanallah, sangat menarik sekali ini.
    tidak ada yang sia-sia dari apa yang Allah SWT ciptakan. termasuk petunjuk-petunjuk yang Dia turunkan ke bumi. yang saya yakini adalah: Tidak mungkin Allah menciptakan makhluk yang berfikir tanpa dengan petunjuk yang turun kepadanya.

    BalasHapus
  46. //////////////////////

    iblis si pandai itu, ternyata benar-benar musuh yang nyata, sya jdi bingung sama anda-anda ini. ko bisa sih nulis tanpa sumber yang jelas,

    BalasHapus
  47. Yg nulis ini iblis kalee jgn nyesatkan orang.

    BalasHapus
  48. ternyata semua pandai berdongeng, tadinya saya mau menceritakan ini kepada anak saya tapi saya pikir terlalu menyeramakan.
    Kalau bercerita itu pak jangan terlalu di besar2 kan. carilah penjelasan yang logis saja dan bisa di terima. nggak beda dengan dongeng dewa-dewa dari yunani, astronot kuno, dan banyak lainnya di luar sana. beda daerah beda versi beda agama beda versi.
    terimakasih salam pencerahan

    BalasHapus
  49. KEREN..!!! (y)

    BalasHapus
  50. Sejauh mane kebenaran kewujudan golongan al-basyar ni...Al-Quran di turunkan dlm bahasa Arab kerana hanya bahasa arab yang sukar untuk di tokok tambah dan di ubah suai, jadi apa kata kalau kite berbalik pada tatabahasa dan penyusunan kata dalam bahasa arab seperti di link ini:
    http://kahficenter.wordpress.com/2010/07/25/manusia-dalam-terminologi-al-quran/

    BalasHapus
  51. kita tau bahwa manusia adalah mahluk yang paling sempurna dimuka bumi. walaupun tak sesempurna yang kita bayangkan. namun manusia memiliki akal dan fikiran. itulah yang membedakan dengan mahluk lain ya yang ada di muka bumi ini.

    BalasHapus
  52. apresiasi buat tulisan ini....tapi REFERENSI nya mana???

    dikatakan dari sahabat Ibnu Abbas....boleh pinjem bukunya??? itu pun jika benar dr Ibnu Abbas...jk ini fitnah...Ibnu Abbas akan ikut dalam list nama fitnah

    BalasHapus
  53. bener tu... tulisan anda bgs banget kalo ada referensinya... kalo gak ada... ya gak bisa dipercaya donk...

    BalasHapus
  54. hahahahhhahahahahahah sampai ngakak sy baca tulisannya, habis lucu banget, ditunggu om cerita selanjutnya. ok !

    BalasHapus
  55. penulis adalah murid dari salah satu raja jin yang 7 yaitu jin el...

    BalasHapus
  56. Cek kejiwaan dulu masbro,siapa tau ada sesuatu dengan otak ente... hahahaaaa... ngarang sih ngarang, cuma ya pake otak dikit napa... mungkin orang gila aja bisa ngakak denger cerita ente...kwakwakwak

    BalasHapus
  57. tulisannya terlalu banyak tapi nggak guna.....
    kwkwkwkwkw cacad for penulis

    BalasHapus
  58. tertarik baca...tapi kok jadi ada kemiripan dengan cerita novel popular ...coba cek cerita novel remaja jugulnya the last olympus ....itu yang anak dewa laut.... kok sejarahnya mirip dengan nama yang beda ya... ada jan.....mirip dengan penokohan kaum titan...ada jin mirip tokoh tokoh dewa...trus ada beberapa peri dsbnya...mirip makhluk lain.... menarik dibaca ! tapi jangan di masukkan sebagai bahan referensi karena dasar sejarahnya absurd.

    yang pasti Allah adalah Dzat yang paling agung!!! dialah perancang semua hal yang ada dialam semesta ...atas perintahnya semua terjadi!

    BalasHapus
  59. Kalo boleh saran d'tambah lgi ceritanya, biar tambah kliatan sesatnya gan.. thank's.. hha

    BalasHapus
  60. ALLAH SWT SAMI'-BASHIR-SYAHID-AL'ALIM-RAQIB-MUQTADIR-WAALY-WAASI'-DZULZALI WAL IKRAM-BAQY-WARIST &TAWWAB DLL...,JADI BERTAUBATLAH SEBELUM NYAWA PENULIS SUDAH DI UBUN2, INNA SYAITHANA LAKUM ADUWUN MUBIN... PERCAYA AMA AL QUR'AN(KKARENA QALAMMULLAH SERTA ALLAH BERJANJI BAHWA AL QUR'AN TAKKAN BISA DIUBAH OLEH SIAPAPUN YG DICIPTAKAN OLEH ALLAH SWT) & AL HADIST (YG SANATHNYA KUAT AJA).

    BalasHapus
  61. Tadinya sih menarik sampe ada kalimat "tanpa sepengetahuan tuhan". Lah bukannya tuhan maha tau segalanya? Aneh betul. Haha

    BalasHapus